Sabtu, 30 November 2013

timnas u-23


Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepak bola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) yang lalu berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) pada tahun 1936 milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) milik seseorang yang berketurunan Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia milik bumiputra. Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) sebuah organisasi sepak bola orang-orang Belanda di Hindia Belanda menaruh hormat kepada PSSI lantaran SIVB yang memakai bintang-bintang dari NIVB kalah dengan skor 2-1 melawan VIJ.
NIVU yang semula memandang sebelah mata PSSI akhirnya mengajak bekerjasama. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Gentlemen’s Agreement pada 15 Januari 1937. Pascapersetujuan perjanjian ini, berarti secara de facto dan de jure Belanda mengakui PSSI. Perjanjian itu juga menegaskan bahwa PSSI dan NIVU menjadi pucuk organisasi sepak bola di Hindia Belanda. Salah satu butir di dalam perjanjian itu juga berisi soal tim untuk dikirim ke Piala Dunia, dimana dilakukan pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI sebelum diberangkatkan ke Piala Dunia (semacam seleksi tim). Tapi NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya. NIVU melakukan hal tersebut karena tak mau kehilangan muka, sebab PSSI pada masa itu memiliki tim yang kuat. Dalam pertandingan internasional, PSSI membuktikannya. Pada 7 Agustus 1937 tim yang beranggotakan, di antaranya Maladi, Djawad, Moestaram, Sardjan, berhasil menahan imbang 2-2 tim Nan Hwa dari Cina di Gelanggang Union, Semarang. Padahal Nan Hwa pernah menyikat kesebelasan Belanda dengan skor 4-0. Dari sini kedigdayaan tim PSSI mulai kesohor.
Atas tindakan sepihak dari NIVU ini, Soeratin Sosrosoegondo, ketua PSSI yang juga aktivis gerakan nasionalisme Indonesia,sangat geram. Ia menolak memakai nama NIVU. Alasannnya, kalau NIVU diberikan hak, maka komposisi materi pemain akan dipenuhi orang-orang Belanda. Tapi FIFA mengakui NIVU sebagai perwakilan dari Hindia Belanda. Akhirnya PSSI membatalkan secara sepihak perjanjian Gentlemen’s Agreement saat Kongres di Solo pada 1938.
Maka sejarah mencatat mereka yang berangkat ke Piala Dunia Perancis 1938 mayoritas orang Belanda. Mereka yang terpilih untuk berlaga di Perancis, yaitu Bing Mo Heng (kiper), Herman Zommers, Franz Meeng, Isaac Pattiwael, Frans Pede Hukom, Hans Taihattu, Pan Hong Tjien, Jack Sammuels, Suwarte Soedermadji, Anwar Sutan, dan Achmad Nawir (kapten). Mereka diasuh oleh pelatih sekaligus ketua NIVU, Johannes Mastenbroek. Mo Heng, Nawir, Soedarmadji adalah pemain-pemain pribumi yang berhasil memperkuat kesebelasan Hindia Belanda, tetapi bertanding di bawah bendera kerajaan Nederland.


Piala dunia aff

Indonesia pada tahun 1938 (di masa penjajahan Belanda) sempat lolos dan ikut bertanding di Piala Dunia 1938. Waktu itu Tim Indonesia di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda), peserta dari Asia yang pertama kali lolos ke Piala Dunia. Indonesia tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Grup kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 1938 hanya terdiri dari 2 negara, Indonesia (Hindia Belanda) dan Jepang karena saat itu dunia sepak bola Asia memang hampir tidak ada. Namun, Indonesia akhirnya lolos ke final Piala Dunia 1938 tanpa harus menyepak bola setelah Jepang mundur dari babak kualifikasi karena sedang berperang dengan Cina.
Pada waktu itu tim ini menggunakan seragam berwarna oranye dan bercelana putih seperti warna seragam yang dipakai kesebelasan Belanda.





Berikut 23 pemain yang dipanggil untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia AFC 2015 melawan Cina pada 15 November 2013 di Stadion Shaanxi Province, Xi'an, Cina.

Caps dan gol diperbarui dari 14 Agustus 2013, setelah pertandingan melawan Cina.

No.     Pos.     Nama Pemain     Tanggal lahir (umur)     Tampil     Gol     Klub

12     GK     I Made Wirawan     1 Desember 1981 (umur 31)     5     0     Bendera Indonesia Persib
Bandung

    GK     Dian Agus Prasetyo     3 Agustus 1985 (umur 28)     3     0     Bendera Indonesia Barito Putera

1     GK     Choirul Huda     2 Juni 1979 (umur 34)     0     0     Bendera Indonesia Persela Lamongan

2     DF     Supardi Nasir     9 April 1983 (umur 30)     14     0     Bendera Indonesia Persib Bandung

3     DF     Benny Wahyudi     20 Maret 1986 (umur 27)     11     0     Bendera Indonesia Arema Cronous

4     DF     Victor Igbonefo     10 Oktober 1985 (umur 28)     6     0     Bendera Indonesia Arema Cronous

5     DF     Fachrudin Aryanto     19 Februari 1989 (umur 24)     6     0     Bendera Indonesia Persepam Madura United

13     DF     Achmad Jufriyanto     7 Februari 1987 (umur 26)     3     1     Bendera Indonesia Persib Bandung
14     DF     Ruben Sanadi     8 Januari 1987 (umur 26)     5     0     Bendera Indonesia Persipura Jayapura

16     DF     Muhammad Roby     12 September 1985 (umur 28)     26     1     Bendera Indonesia Persisam Putra Samarinda

15     DF     Hasyim Kipuw     9 Mei 1988 (umur 25)     4     0     Bendera Indonesia Persebaya DU

23     DF     Ngurah Nanak     28 Juli 1988 (umur 25)     0     0     Bendera Indonesia Persija Jakarta

6     MF     Tony Sucipto     12 Februari 1986 (umur 27)     12     1     Bendera Indonesia Persib Bandung

8     MF     Raphael Maitimo     17 Maret 1984 (umur 29)     9     1     Bendera Indonesia Mitra Kukar

11     MF     Muhammad Taufiq     29 November 1986 (umur 27)     14     0     Bendera Indonesia Persib Bandung

18     MF     Juan Revi     4 Juni 1986 (umur 27)     1     0     Bendera Indonesia PSS Sleman

19     MF     Ahmad Bustomi     13 Juli 1985 (umur 28)     22     0     Bendera Indonesia Mitra Kukar

21     MF     Slamet Nurcahyono     11 Juli 1983 (umur 30)     4     0     Bendera Indonesia Persepam Madura United

24     MF     Zulham Zamrun     19 Februari 1988 (umur 25)     3     2     Bendera Indonesia Mitra Kukar

7     FW     Boaz Solossa (Captain)     16 Maret 1986 (umur 27)     29     8     Bendera Indonesia Persipura Jayapura

9     FW     Samsul Arif     14 Januari 1985 (umur 28)     9     0     Bendera Indonesia Persela Lamongan

10     FW     Tantan     6 Agustus 1982 (umur 31)     1     0     Bendera Indonesia Persib Bandung

20     FW     Muhammad Nur Iskandar     7 Desember 1986 (umur 26)     3     0     Bendera Indonesia Semen Padang

Kamis, 21 November 2013

madrid fc

Awarded the title of 'the most successful football club of the twentieth century' by F.I.F.A., Real Madrid, nine years into the twenty first, look to have a lot of work to do to retain their crown!
It seems incredible but the club that has won two Champions' League (2000 and 2002) and four La Giga titles since the beginning of the Millennium has seemed to lurch - comically in the eyes of many - from one crisis to another.
How many clubs can you think of that would sack their manager hours after winning the Champions' League for a record time? Real Madrid did in 2002 with Vincent del Bosque.
How many clubs would bring back a manager who won the league title for them in his only ever season with the club and then sack him immediately after he repeated the feat? Real Madrid did that to Fabio Capello in 2007.
How many clubs would replace their president, Florentino Pérez,because his so-called gallactico policy of bringing the world's best players to the club had spectacularly imploded, replace him with a president who later is alleged to have rigged the voting, and then re-elect Señor Pérez unopposed because he vowed, again, to bring all the world's best players to Madrid?
Well, you could go on for a long time pointing out such eccentricities. But it would all be pointless in the eyes of the Madrid afícionados who will, quite rightly, remind you that they are the richest club in the world, the most commercially successful - largely because of the aforementioned Florentino Pérez - and, at the time of writing, were being linked in the transfer market with almost any player capable of tying up his own boot laces. Or, in the case of Christiano Ronaldo, probably getting one of his 'less talented' team mates to tie them up for him so that he could save his energy for scoring great goals, trying to get opposing players sent off and sulking when the referee doesn't agree with him. There are those of us who think that Ronaldo and Real Madrid are a perfect match for each other: talented and good-looking but arrogant, untrustworthy and not much good in a fight.
And yet, for all this sniping criticism, I have loved watching Real Madrid sometimes in the past few years. When Roberto Carlos and Zidane combined down the left wing; when Beckham curved in centres for Raul to head home; when Sergio Ramos rampaged all over the pitch attempting to inspire his lethargic team to lift themselves; and when 'Saint Iker' Casillas showed, time after time, why he is undoubtedly the greatest goalkeeper in the world.

LINKS PHOTOS CELEBRITY BIKINI
http://adfoc.us/2020101
http://adfoc.us/20201036075717
http://adfoc.us/20201036075718
http://adfoc.us/20201036075719
http://adfoc.us/20201036075720
http://adfoc.us/20201036075721
http://adfoc.us/20201036075722
http://adfoc.us/20201036075723
http://adfoc.us/20201036075724
http://adfoc.us/20201036075725
http://adfoc.us/20201036075726
http://adfoc.us/20201036075727
http://adfoc.us/20201036075728
http://adfoc.us/20201036075729
http://adfoc.us/20201036075730
http://adfoc.us/20201036075731
http://adfoc.us/20201036075732
http://adfoc.us/20201036075733
http://adfoc.us/20201036075734
http://adfoc.us/20201036075735
http://adfoc.us/20201036075736
http://adfoc.us/20201036075737
http://adfoc.us/20201036075738
http://adfoc.us/20201036075739
http://adfoc.us/20201036075740
http://adfoc.us/20201036075741
http://adfoc.us/20201036075742
http://adfoc.us/20201036075743
http://adfoc.us/20201036075744
http://adfoc.us/20201036075745
http://adfoc.us/20201036075746
http://adfoc.us/20201036075747
http://adfoc.us/20201036075748
http://adfoc.us/20201036075749

the blues

Well, the South African World cup just ended and it was a huge thrill. Two nations who had never won the world cup went to battle out in the final. There were many surprises and disappointments such as the Ghanian team and the French team respectively. However leaving that all behind, let's fast forward to and the next world cup in Brazil. So who will win the world cup.
It's easy to say that Brazil with their home advantage and the project and their stars will easily when this. Apart from them, there is Argentina with Maradona and their stars, Spain and others like France with some good potential. But a team that people do not look at like an European powerhouse may be the center of attraction in 4 years is Belgium. The team that finished second in the 1980 Euro possessing players like Enzo Schifo, the magician, Eric Gerets and Jean Marie Pfaff. The were a team that was reckoned in the 80s. Ever since they have slipped down till 2002 when a team led by Marc Wilmots almost upsetted the Brazilians in the round of 16, if not of very debatable referring where they were refused two goals.
After that unfortunate event Belgium has been looked at like a team like Wales that knows football but is not feared of that much. However, this is soon to end with the advent of serious talented players, amongst the most talented youngsters in the world if not the most talented. Eden Hazard, Moussa Dembele, Lukaku, Defour, Witsel, Fellaini, Kompany, Carcela Gonzalez or even Thomas Vermalen. Never has a team been filled with such talented players aged between 18 to 24 like Belgium.
Taking each player individually, let's start with Hazard. Hazard the 19 year old who plays for Lille, with his name meaning danger in English, really is serious danger. The lad who Zidane absolutely wants at Real Madrid is destined to be one our next ballon d'or. He is incredible at what he does with the ball. At just 19, he is the pillar of the LOSC and has won two successive young player of the year titles. He played 52 games last season scored 10 goals and gave 9 assists. He has got all teams on the leach for him as he will certainly be the next Messi. A great thing about him, his personality. A very down to earth player, who has never taken all the praise to his head. He has it in his mind that he has to keep on working and does not want to leave Lille too early.

Jumat, 25 Oktober 2013

el clasico

Sebuah kemenangan dalam game ini tidak hanya berarti hak membual atau remeh tiga poin yang didapat Namun , karena kedua belah pihak mewakili perpecahan politik yang saat ini ada di zaman modern Spanyol . Barcelona - duta untuk kemerdekaan dan kebebasan Spanyol akan putus asa untuk meraih kemenangan atas Real Madrid yang dianggap sebagai pusat berdirinya pada keluarga kerajaan Spanyol .Musim So FarKedua belah pihak ini telah mulai atypically kuat untuk musim ini dan hanya satu titik memisahkan kedua di bagian atas tabel La Liga . Akhir pekan lalu Barcelona menikmati 8-0 atas Almeria kejar-kejaran , kemudian mengakibatkan Almeria malu manajer Juan Manuel Lillo akan dipecat oleh klubnya .Sementara itu, Real Madrid menikmati keberhasilan serupa dengan kemenangan 5-1 atas Athletic Bilbao dan masih tetap tak terkalahkan di La Liga setelah 12 pertandingan .Dari segi kualitas ada sedikit jika apa pun untuk memilih antara tim dan keuntungan sebagai tuan rumah mungkin akan terbukti menjadi faktor penting besok malam . Mari kita lihat pada pertempuran kunci yang harus diperhatikan yang bisa menentukan hasil dari benturan sangat diantisipasi dalam waktu dua hari .Lionel Messi v Cristiano Ronaldo : Karena kedua saling berhadapan di final Liga Champions 2009 telah terjadi banyak perdebatan mengenai siapa yang memiliki hak untuk dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia . Kedua pemain , meski bermain di posisi yang sama memiliki gaya bermain unik berbeda .Lionel Messi bergantung pada sekolahnya - anak antusiasme dan kontrol ketat untuk mengalahkan pembela dengan mudah dan menciptakan peluang untuk timnya sementara nya kontra - bagian Cristiano Ronaldo mungkin tidak cukup sebagai terampil tetapi ia lebih dari membuat untuk ini dengan tembakan menggelegar dan mematikan lintas waktu dilihat dan waktu lagi selama masa jabatannya di Premier League .Mengingat Lionel Messi adalah dua tahun junior dari 25 tahun Cristiano Ronaldo , pengalaman akan menghitung untuk banyak dalam permainan semacam ini kaliber sehingga Anda akan harus memilih Ronaldo untuk yang satu ini .

player mobil sport

Untuk rata-rata orang , ini mungkin tampak seperti situasi tanpa harapan . Untungnya, Anda berpikir ke depan dan dapat menerima sampai dengan tanggal update olahraga pada ponsel Anda . Dengan layanan ini , pesan teks dengan update pada acara olahraga besar dikirim langsung ke ponsel Anda . Hal ini menjamin bahwa Anda akan selalu tahu menit demi menit apa yang sedang terjadi di dunia olahraga . Tanpa update olahraga ponsel , Anda harus menunggu sampai Anda menemukan televisi . Lebih buruk lagi , Anda mungkin harus menunggu sampai hari berikutnya untuk membaca koran . Dengan update ponsel , informasi olahraga saat ini hanya dengan sentuhan beberapa tombol saja.Manfaat lain dari update mobile adalah bahwa Anda tidak perlu khawatir tentang jadwal Anda bertentangan dengan acara olahraga besar . Misalnya , bisa jadi ulang tahun pasangan Anda , dan mereka mungkin tidak ingin merayakannya dengan tinggal di dalam dengan Anda untuk menonton siaran dari Piala Dunia FIFA 2010 di Afrika Selatan . Jangan khawatir ! Anda masih dapat memperlakukan mereka untuk makan malam romantis yang menyenangkan di restoran favorit nya dan tidak ketinggalan satu gol pun . Cukup menerima update ke ponsel Anda sepanjang malam . Hal ini memungkinkan Anda untuk tetap terlibat dengan kedua permainan dan pasangan Anda . Sekarang adalah sebagai baik karena bisa mendapatkan .Salah satu masalah ketika Anda ingin menonton acara olahraga besar di televisi tidak mengetahui pada apa saluran yang akan disiarkan . Dengan update olahraga ponsel , ini tidak lagi menjadi perhatian. Kekhawatiran lain adalah apakah atau tidak acara olahraga besar bahkan akan berada di televisi . Selain itu, dengan update olahraga selular, Anda tidak akan pernah perlu khawatir tentang masalah ini lagi . Cukup memiliki paling up to date informasi tentang acara olahraga besar dikirim langsung ke ponsel Anda . Apakah Anda mengambil naik sepeda selama Tour de France atau bermain pertandingan tenis Wimbledon selama , Anda detik dari menerima berita olahraga terbaru dari update olahraga ponsel Anda . Anda tidak akan lagi disandera oleh televisi Anda .

mobil sport



Ponsel taruhan olahraga pada dasarnya taruhan online di mana saja . Ia bekerja pada ponsel web - enabled . Seseorang yang tidak ingin ketinggalan membuat taruhan hanya karena ia tidak memiliki akses ke PC dapat mendaftar dengan buku olahraga online yang memungkinkan ponsel taruhan . Maka semua yang perlu Anda lakukan adalah men-download dan menginstal perangkat lunak buku olahraga memberikan Anda dan menikmati judi online pada ponsel Anda . iPhone taruhan adalah sedikit berbeda , karena membutuhkan seperangkat khusus aplikasi yang perlu dibeli dan diinstal .
Ponsel Football Betting
Ponsel taruhan yang tersedia untuk hampir semua permainan populer . Musim saksi sepakbola banyak penuh kegelisahan taruhan melalui telepon . Meskipun tidak semua orang bisa membuat ke permainan tak seorang pun ingin melewatkan menempatkan taruhan . Ponsel taruhan adalah anugerah untuk para penggemar tersebut . Apakah dalam rapat atau di sebuah pesta , memasang taruhan pada permainan adalah soal menekan beberapa tombol . Anda dapat mengejar peluang secara online dan terus membuat taruhan informasi .



Kamis, 24 Oktober 2013

Player Profile: Erick Lindgren

Player Profile- Erick Lindgren
Erick Lindgren membawa sifat alami kompetitif dari bermain olahraga di sekolah tinggi untuk bermain di meja poker . Lahir pada tanggal 11 Agustus tahun 1976 dan dibesarkan di kota pegunungan kecil Burney , California , Lindgren unggul dalam bola basket dan sepak bola . Dia adalah seorang gelandang liga semua dan MVP liga sebagai shooting guard basket .

Lindgren dihadiri Butte Junior College tetapi tidak lulus karena ia tahu pada usia muda bahwa masa depannya terletak pada perjudian . Sebelum menjadi pemain poker profesional, Erick dimasukkan ke dalam beberapa waktu sebagai pemain prop kasino dan juga bekerja sebagai dealer Blackjack .

Moto pribadi Erick adalah " Bermain untuk menang , bukan untuk bertahan hidup . "

Seorang pemikir positif , Erick Lindgren serius tentang karir poker dan bekerja pada meningkatkan permainan setiap hari nya . Dia baik menghabiskan waktunya bermain atau dalam mempelajari video yang menunjukkan gaya rekannya bermain Poker. Erick menganggap Gus Hansen , Daniel Negreamu dan Phil Ivey menjadi lawan terberat karena agresivitas gaya mereka dan pengetahuan mereka tentang permainan .

Setelah membuat beberapa tabel final turnamen top dunia , ia juga bernama Poker Tour Dunia Player of the Year untuk musim kedua WPT dengan kemenangan dan dua meja final.

Erick Lindgren WPT Statistik :

- Season 1 - Party Poker - Partai Poker Million - 2nd place - 200 poin WPT - $ 35.189 Prize

- Season 2 - Ultimate Bet - Ultimate Power Classic - 1 tempat - 1.000 poin WPT - $ 500.000 Prize

- Season 2 - Foxwoods Resort Casino - Final poker Dunia - tempat 19 - 0 poin WPT - $ 23.475 Prize

- Season 2 - Party Poker - Partai Poker Million - 1 tempat - 1.000 poin WPT - $ 1.000.000 Hadiah

- Season 2 - Aviation Club de France - Grand Prix de Paris - Tempat 5th - 400 poin WPT - $ 60.439 Prize

- Season 3 - Poker Stars - Poker Stars : Karibia poker Adventure - tempat - 0 -21 poin WPT - $ 17.300 Prize

- Season 3 - Commerce Casino - LA poker Classic - 5 tempat - 400 poin WPT - $ 205.657 Prize

- Season 3 - Party Poker - Partai Poker Million - tempat 11 - 0 poin WPT - $ 58.648 Prize

- Season 4 - Borgata - Borgata Daya Terbuka - tempat 29 - 0 poin WPT - $ 14.987 Prize

Erick Lindgren usaha bisnis :

- Salah satu anggota asli di FullTiltPoker.com
- Dukungan pribadi dari Knob Creek Bourbon
- Seiring dengan Daniel Negreanu , Erick adalah pemain unggulan kami di World Poker Tour video game " Stacked "
- Pertama peluncuran buku : " World Poker Tour : Membuat Tabel Akhir " .

Masih lebih Karir Medali Lindgren :

- Dinamakan 2004 World Poker Tour Player of the Year
- Total Laba Karir sebagai tulisan ini : $ 3.200.000
- Total Laba Tahun 2005: $ 1.000.000
- WPT Semua Waktu Daftar Uang - 10th Tempat
- Semua Waktu Daftar Uang - 32 Tempat
- Akhir Tabel Penampilan - 19

Selasa, 22 Oktober 2013

profil club